Tips Investasi Saham Untuk Pemula
- Melakukan pengecekan pada kondisi keuangan kita, Sebelum kita melakukan investasi saham, Pastikan kita memiliki dana untuk membuat komitmen investasi. Secara sederhananya kita harus memiliki dana darurat minimal 12 bulan x pengeluaran rutin per bulannya.
- Berpikir dalam hal risiko dan imbal hasil. Hal ini sederhana. Jika kamu ingin imbal hasil/return yang besar, kamu harus membeli saham perusahaan small cap. Jika kamu tidak mau membeli saham perusahaan small cap, kamu harus terima dengan imbal hasil yang lebih rendah. Kebanyakan investor akan jatuh di tengah tengah dari sangat menghindari risiko dan sangat siap dengan risiko yang akan terjadi. Oleh karena itu penting untuk melakukan tips berikutnya .
- Diversifikasi. perusahaan terdiri dari berbagai ukuran, volatilitas dan tipe pola pertumbuhan (misalnya growth stock dan value stock). Investor yang bijak tidak membeli hanya satu jenis saham, mereka diversifikasi portofolio mereka dengan meletakkan uang di saham yang berbeda. minimal 5 saham di sektor industri bisnis yang berbeda dan maksimal 10 saham di sektor industri bisnis yang berbeda
- Kendalikan emosi/psikologis. Investasi adalah komitmen jangka panjang biasanya untuk memperkuat dana pensiun. Investor yang terlalu sering transaksi berdasarkan fluktuasi pergerakan pasar membuat investasi menjadi lebih berat untuk mereka sendiri. Dalam jangka pendek perilaku pasar biasanya berdasarkan alternatif antusiasme dan ketakutan. Tetapi dalam jangka panjang, laba bersih perusahaan akan menentukan nilai intrinsik saham perusahaan.
- Investasi Saham di perusahaan yang manajemennya berintegritas meskipun performa masa lalu bukan menjadi jaminan hasil di masa depan. dapat di argumentasikan meskipun bukan sebuah jaminan, hal tersebut merupakan indikator yang cukup bagus. perusahaan yang di kelola dengan baik oleh orang orang cerdas dengan kecekatan pengambilan peluang baru biasanya akan bertahan dan berekpansi seiring evolusi prospek /peluang bisnis. JIka sebuah perusahaan punya reputasi untuk performa yang konsisten. Khususnya ketika memasuki lini bisnis yang baru, yang berbicara dengan keras mengenai prospek bisnisnya dimasa depan.
- Beli saham ketika margin of safety besar minimal 40% dibawah harga wajar sahamnya dan jual saham ketika margin of safety kecil minimal 40% di atas harga wajar sahamnya.
- Dapatkan nasihat lebih banyak meskipun membaca tentang strategi investasi cukup membantu, namun nasihat terbaik datang dari manusia yang bisa menyusun nasihat sesuai dengan kondisi yang lebih spesifik.

0 comments: