7 Hal Menjadi Investor Sukses Saham
Cara Menjadi Investor Sukses
Rata-rata investor dan mereka yang sukses sangat sering memiliki cara bepikir mereka sendiri. Meskipun para investor dalam berinvestasi memiliki strategi dan cara mereka sendiri yang sangat beragam. Berikut ini adalah tujuh hal menjadi kebiasaan yang paling kuat untuk sukses di saham.
- Membeli Berdasarkan Peraturan yang Ketat, Bukan Emosi
Semua investor sukses telah mengembangkan suatu sistem tertentu dan pengujian secara berkala untuk memilih, membeli dan menjual investasi dengan suatu cara yang memberikan uang secara konsisten. Sebagai contoh Warren Buffet hanya akan membeli saham suatu perusahaan jika dia telah memperlihatkan pertumbuhan pendapatan yang konsisten selama lima tahun, mempunyai sedikit utang, mempunyai keuntungan yang tinggi terhadap ekuitas, mempunyai tim manajemen yang kuat, dan sednag di jual pada suatu harga yang berda di bawah nilai intrinsik perusahaanya. Jika suatu perusahaan tidak memenuhi setiap persyaratan tersebut, maka Warren Buffet tidak akan membelinya!
Baca Juga:
cara menganalisa price to book value
Investor suskes tidak pernah mengizinkan kalau keputusan mereka dipengaruhi oleh emosi mereka atau oleh saran dari orang lain. Contoh, banyak investor yang sukses yang mempunyai suatu perusahaan untuk menjual investasi dan memotong kerugian mereka setelah investasinya jatuh 10%-20% di bawah harga pembelianya. Ketika momen ini terjadi, mereka langsung menjualnya tenpa berpikir dua kali.
- Menyadari Kesalahan Sejak Awal
Perbedaan investor yang sukses dengan investor yang rata-rata adalah bahwa yang pertama akan menyadari kesalahanya dengan segera. Setelah investor sukses menyadari kesalahanya , mereka akan menjual dan meminimalisir kerugianya dengan segera.
" Yang penting bukanlah apakah anda benar atau salah, namun berapa banyak uang yang anda buat ketika anda benar dan berapa kerugian yang ada ketika anda salah".-George Soros-
Warren Buffet begitu baik dalam hal memilih perusahaan yang naik nilainya, yang sederhananya adalah karena dia mempunyai suatu pengertian yang sangat baik tentang bagaimana perusahaan-perusahaan bekerja. Warren Buffet akan menghabiskan berjam-jam untuk membaca laporan keuangan perusahaan dan mempelajari setiap informasi berharga sebelum membuat suatu keputusan.
- Ketika Tidak ada yang Diinvestasikan, jangan Berinvestasi
Masalahnya adalah bahwa tidak semua waktu bagus untuk berinvestasi di pasar dan anda tidak akan selalu menemukan investasi yang sesuai dengan kriteria investasi yang sukses. Banyak investor yang amatir membuat kesalahan yang sama dan cepat melompat kepada investasi pertama yang sudah di awali sejak lama.
- Bertanggung Jawab 100% untuk Hasil
Sebagai investor sukses, harus mempunyai pendirian yang penuh tanggung jawab terhadap hasil-hasil yang mereka terima, baik berhasil maupun gagalnya. Investor sukses adalah yang pertama mengakui bahwa mereka membuat keputusan yang salah dan menggunakan strategi yang salah. Mereka belajar dari kesalahan, menjadi lebih bijak, dan pindah kepada investasi mereka yang berikutnya.
Baca Juga: pengetahuan tentang saham
- Bergairah Terhadap Investasi
Jika anda tidak menikmati melihat tabel dan mempelajari data finasial dari laporan tahunan, maka anda tidak akan pernah menjadi seorang investor yang sukses . Jika anda benar-benar berinvestasi dengan motivasi untuk membuat suatu keuntungan dengan cepat, maka anda mungkin akan seperti mayoritas orang yang akan kehilangan uang dan menyerah.
"Saya telah menikmati proses (berinvestasi) jauh lebih banyak dari pada yang sedang saya lakukan, meskipun saya juga telah belajar untuk hidup denganya".
-Warren Buffet-
- Mengurangi Risiko dan Memaksimalkan Keuntungan
Sebagai seorang investor sukses harus perlu memahami suatu investasi dengan suatu kemungkinan sukses yang sangat tinggi, yaitu investasi yang mempunyai potensi kenaikan yang tinggi dengan penurunan terbatas. jadi hanya berinvestasi ketika risikonya minimal dan keuntunganya sangat tinggi.
Demikian yang dapat saya sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi kita semua, dan mulai berani untuk investasi di saham. Semangat Gan
0 comments: