Value investing adalah salah satu metode investasi yang cukup populer dalam dunia investasi di pasar saham. Konsep ini berasal dari profesor Benjamin Graham. Benjamin Graham adalah seorang investor dia juga di kenal sebagai "The Father of Value Investing".
Dalam berinvestasi di pasar saham, metode yang sudah sangat terbukti adalah Value Investing. Jadi apa sebenarnya yang dimaksud dengan Value Investing?
"Value Investing is finding a stock that is selling out at a discount to its intrinsic value or companies that the market has undervalued for some reason unrelated to its economic fundamentals"
Baca Juga: cara menganalisa price to book value
dari definis diatas, ada tiga kata kunci yang perlu untuk di perhatikan secara lebih detail. Pertama, istilah yang disebut dengan Intrinsic Value. Kedua istilah di sebut Undervalued. dan ketiga istilah yang di sebut Fundamentals.
- Intrinsic Value adalah nilai kekayaan bersih perusahaan saat ini di tambah dengan akumulasi laba yang di kumpulkan ke depannnya.
- Undervalued adalah saham murah atau saham yang memiliki fundamental yang bagus, namun harga sahamnya sedang dihargai rendah oleh market karena faktor non fundamental.
- Fundamentals adalah saham yang di lihat berdasarkan menentukan dan membandingan laporan keuanganya setiap tahun.
Baca Juga: book value saham

0 comments: