Pengertian Pasar Modal Saham
Pasar Modal dapat diartikan secara sederhana adalah pasar tempat bertemunya pihak yang butuh modal dengan pihak yang ingin berinvestasi pada produk keuangan.
Hubungan dengan Investasi saham, fungsi pasar modal sendiri adalah untuk mempertemukan perusahaan yang sedang membutuhkan dana dengan menjual sahamnya, yang nantinya akan di beli oleh para investor saham yang ingin berinvestasi saham.
Jadi sebenarnya kita dapat mengetahui bahwa pasar modal sebetulnya sama dengan pasar pada umumnya perbedaanya hanya pada barang yang di perdagangka. Jika pasar modal kita analogikan sebagai mall maka seperti ini:
- Mall: Bursa Efek Indonesia
- Toko: Anggota Bursa (Sekuritas)
- Barang: Saham Emiten (Perusahaan Tbk)
- Pembeli: Investor
BEI memilki indeks saham yang dinamakan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) selain itu juga Bursa Efek Indonesia membagi sahamnya dalam berbagai indeks sektoral berdasarkan bidang perusahaanya.
Baca Juga:3 strategi saham
Pengertian Indeks Saham
Indeks saham adalah sebuah indikator yang menunjukkan pergerakan harga sekelompok saham. Di indonesia ada 16 jenis indeks saham yang resmi dibuka di Bursa Efek Indonesia antara lain:
- Indeks Harga Saham Gabungan
- Indeks Sektoral: Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar dan Kimia, Aneka Industri, Barang Konsumsi, Properti dan Kontruksi, Infrastruktur, Keuangan, Perdagangan, Jasa Inverstasi, dan Manufaktur.
- Indeks LQ45
- Indeks JII
- Indeks MBX
- Indeks JBX
- Indeks Kompas100
- Indeks Bisnis-27
- Indeks SRI-KEHATI
- Indeks PEFINDO 25
- Indeks ISSI Syariah
- Indeks IDX30
- Indeks Infobank15
- Indeks SMinfra
- Indeks MNC30
- Indeks Investor33
Pengertian IHSG Saham
IHSG merupakan indikator pergerakan harga saham di BEI. IHSG mencatat dan menggabungkan pergerakan harga seluruh saham di BEI. IHSG menjadi tolak ukur utama kinerja investasi saham di indonesia.
Fungi IHSG memberi gambaran terhadap kondisi perekonomian yang terjadi di indonesia. Dengan melihat grafik saham IHSG seseorang dapat mengetahui gambaran kondisi perekonomian di indonesia.
Baca Juga: 3 jenis krisis di pasar saham

0 comments: