Sunday, September 6, 2020

Strategi Sukses Berinvestasi di Pasar Modal

 

 
Strategi Sukses Berinvestasi di Pasar Modal

Halo sobat investor, kali ini mimin bakal berikan informasi terkait  Strategi Sukses Berinvestasi di Pasar Modal ala Warrent Buffet. Sobat investor dapat memahami bagaimana warrent buffet dapat sukses di pasar modal dengan strategi tertentu yang digunakan untuk mendapatkan keuntungan di dalam saham. Dalam menjalankan strateginya Warrent Buffet memiliki 3 langkah utama yaitu:

1.Mengenali Perusahaan Perusahaan Besar

Ketika sobat investor akan membeli suatu saham yang selalu di ingat bahwa sebenanya sobat investor sedang membeli bagian dari kepemilikan dari suatu perusahaan. Apabila sobat investor ingin nilai saham nya naik sepanjang waktu maka harus mengenali dan berinvestasi pada perusahaan perusahaan yang besar yang nilai sahamnya likuid dan harus benar benar memahami perusahaan nya bukan karena nilai sahamnya saja. 

Baca juga: inilah warent buffet indonesia lo kheng hong

jadi apakah yang di maksud dengan perusahaan yang besar? Perusahaan besar adalah perusahaan yang dapat meyakinkan kepada investor bahwa di masa depan nilai sahamnya akan naik. Ketika nilai perusahaanya naik maka nilai sahamnya juga akan naik. Biasanya perusahaan yang bagus merk produknya sering kita dengar atau juga sering kita pakai. sobat investor bisa melihat sekeliling sobat, produk apa yang sering digunakan. 

Ketika adanya berita buruk seperti bencana, resesi dan kompetisi baru maka akan selalu menyebabkan pasar akan panik dan harga sahamnya akan jatuh. Perusahaan yang bagus adala perusahaan yang akan memperbaiki diri dan akan tampil lebih baik lagi setelah nya.

Baca juga: berinvestasi dengan prinsip syariah

2. Membeli Hanya ketika Diskon yang sangat Besar

Perusahaan perusahaan yang besar dengan pendapatan yang  tinggi biasanya akan mahal untuk dapat di beli karena harga sahamnya sudah kelebihan nilai.Namun pasar akan bergerak naik turun jika ada berita buruk yang terjadi untuk jangka pendek, seperti kegagalan produk baru, laporan keuangan yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan maka akan membuat pasar merasa panik dan menjual sahamnya.

Namun investor yang cerdas akan memanfaatkan momen itu untuk membeli saham yang sudah terdiskon sangat besar. ia percaya bahwa itu bukan harga yang sebenarnya dan akhirnya perusahaan tersebut memperbaiki diri dan membawa ke harga yang sebenarnya.

3. Menunggu Pasar Sampai Menyadari Nilai Mereka yang sebenarnya dan Menjadi Kelebihan Nilai

Waktu terbaik untuk menjual saham adalah ketika pasar saham sedang mengalami kenaikan yang cukup pesat dengan adanya berita baik, sehingga membuat pasar bereaksi harga saham yang awalnya jatuh akan mulai naik kembali.Ketika suatu saham sedang kelebihan nilai itu saatnya untuk menjual saham karena akan membuat keuntunga yang sangat besar.

Baca Juga: ada 3 jenis investasi yang terpopuler



Previous Post
Next Post

0 comments: